Sosial Media
0
News
    Home Berita Kisah Nyata POLITIK

    "KEJAHATAN DUNIA MALAM: Pengemudi Ojek Online Grab Hampir Dibegal Pelanggan"

    6 min read

    Pengemudi Ojek Online Grab Hampir Dibegal Pelanggan di Sawangan Perbatasan Bogor, Beruntung Dapat Bantuan Warga

    www.tintadigitalnews.com - Sawangan, Perbatasan Bogor, 4 Desember 2025 - Seorang pengemudi ojek online aplikasi Grab bernama Bang Salam mengalami kejadian mengerikan saat hampir menjadi korban begal oleh salah satu pelanggannya di wilayah Sawangan, perbatasan Bogor. Beruntung, ia berhasil lolos dari ancaman tersebut berkat bantuan cepat dari warga sekitar yang membuat pelaku kabur.

    Kronologi Kejadian Malam Hari

    Berdasarkan kronologi yang dibagikan oleh Bang Salam (sang Driver Online sampingan) melalui percakapan pribadi, kejadian tersebut terjadi pada malam hari tanggal 4 Desember 2025. Saat itu, ia sedang mengantar penumpang ke titik akhir sesuai aplikasi Grab. Namun, saat tiba di lokasi, penumpang tersebut tiba-tiba mengacungkan pisau kecil ke arah perutnya.

    "Ngacungin piso ke bagian perut, cuman kondisi tadi tuh untung nya titik turunin penumpang nya sesuai titik akhir. Coba kalo dia nyuruh ane masuk kedalam lagi kan repot," ungkap Bang Salam dalam percakapan dengan temannya, Boy Panca Mangkubumi yang di ceritakan kepada tim redaksi.

    Bang Salam mengatakan bahwa pelaku membawa pisau kecil yang disimpan di tas dan langsung mengancamnya. Namun, ia tidak panik dan segera meminta bantuan kepada warga sekitar yang sedang berkumpul di dekat lokasi. "Minta tolong sama warga sekitar tadi pas di sana," katanya. Akibatnya, pelaku yang melihat situasi mulai ramai langsung kabur dengan cepat.

    "Kabur kang pas ane minta tolong warga udh mau rame, tapi anehnya tuh orang kaburnya cepet banget udh ilang begitu aja," tambahnya.

    Detail Lokasi dan Waktu

    Insiden ini terjadi di sebuah gang sepi di Sawangan, yang dikenal sebagai area perbatasan antara Bogor dan Jakarta. Bang Salam, yang telah bekerja sebagai driver Grab selama tiga tahun,untuk sampingan pulang kerja aja, biasanya menghindari rute malam hari, namun pesanan tersebut datang saat ia sedang dalam perjalanan pulang. Menurutnya, lokasi tersebut sering kali minim penerangan, sehingga menjadi titik rawan kejahatan.

    Reaksi dan Kesaksian dari Korban

    Dalam percakapan tersebut, temannya bertanya apakah pelaku membawa senjata tajam, dan Bang Salam mengonfirmasi bahwa pisau tersebut kecil dan disimpan di tas. Ia juga menyebutkan bahwa pelaku kemungkinan besar adalah orang lokal atau memang dia sudah hafal wilayah sekitar daerah tersebut. "Kayanya kang," jawabnya saat ditanya tentang asal pelaku.

    "Ane liat dia kayak orang sini, ga ada foto di app Grab juga. Ga ada kang, langsung kabur aja," kata Bang Salam, yang masih terlihat shock meski selamat.

    Bang Salam mengaku bahwa ia langsung melaporkan kejadian tersebut ke pihak Grab dan masyarakat setempat. Ia juga berbagi bahwa insiden serupa pernah terjadi di daerah sekitar, di mana beberapa driver lain mengalami ancaman serupa. "Ini bukan pertama kali, tapi alhamdulilah ane bisa minta tolong," ujarnya.

    Dampak Psikologis pada Pengemudi

    Sebagai pengemudi ojol, Bang Salam mengatakan bahwa kejadian ini membuatnya lebih waspada. Ia sekarang selalu memeriksa rating dan foto penumpang sebelum menerima pesanan, serta menghindari lokasi sepi di malam hari. Psikolog dari Universitas Nahdlatul Ulama Cirebon, Ihsanul Ulumuddin S.Pd BK, mengatakan bahwa pengemudi ojol sering kali menghadapi stres tinggi karena risiko keamanan. "Mereka perlu dukungan mental, seperti hotline atau aplikasi pelaporan cepat," katanya.

    Saran Keamanan untuk Pengemudi Ojol

    Kejadian ini menjadi peringatan bagi para pengemudi ojek online untuk selalu waspada, terutama saat mengantar penumpang ke lokasi sepi. Polisi setempat diimbau untuk meningkatkan patroli di daerah rawan kejahatan seperti Sawangan, perbatasan Bogor. Sementara itu, aplikasi Grab diminta untuk memperketat verifikasi identitas penumpang guna mencegah insiden serupa.

    "Saran Kami harusnya ada fitur keamanan, seperti verifikasi wajah pelanggan atau pelanggan wajib menggunakan foto profil sesuai KTP pemilik akun.

    Saran kami untuk para pengemudi untuk selalu membawa alat pertahanan diri seperti spray cabe atau alarm. "Jangan ragu minta bantuan warga atau polisi jika merasa terancam," tambahnya. Di Indonesia, kasus begal terhadap driver ojol telah meningkat 20% dalam dua tahun terakhir, menurut data dari Kementerian Perhubungan.

    saran untuk Pemerintah

    Pemerintah Provinsi khususnya Jawa Barat harus menambah lampu jalan di area perbatasan untuk mengurangi titik buta. Bang Salam sendiri mengaku bersyukur atas keamanannya dan berterima kasih kepada warga yang telah membantu. "Allhamdulilah aman kang," tutupnya.

    Sumber: Percakapan pribadi Bang Salam dengan Boy Panca Mangkubumi (dengan izin untuk dipublikasikan). Data keamanan dari Kementerian Perhubungan RI.

    <!--
    Komentar
    Additional JS