Sosial Media
0
News
    Home Berita Informasi Kisah Inspiratif

    "TAPCHA 7 Tahun 2025 Resmi Digelar di ICM Serpong, Wakil Wali Kota Tangsel Buka Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional"

    6 min read

    TAPCHA 7 Tahun 2025 Resmi Digelar, Wakil Wali Kota Tangsel Buka Kejuaraan Pencak Silat Tingkat Nasional
    OLAHRAGA
    ✍️ Redaksi Tinta Digital News 📅 Loading... 🌐 Lokasi: Tangerang Selatan

    👁️ 500 Views

    Oleh: Redaksi Tinta Digital News
    Sumber: Panitia TAPCHA 7 Tahun 2025
    | Tangerang Selatan

    www.tintadigitalnews.com — Kejuaraan Pencak Silat TAPCHA 7 Tahun 2025 resmi digelar sebagai ajang bergengsi tingkat nasional yang mempertemukan pesilat dari berbagai daerah di Indonesia. Kejuaraan ini dibuka secara langsung oleh Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Ir. H. Pilar Saga Ichsan, S.T., M.Ars, pada Sabtu (13/12/2025).

    TAPCHA 7 diikuti atlet pencak silat dari sejumlah provinsi, antara lain Jambi, Lampung, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. Kehadiran peserta lintas daerah ini menegaskan posisi TAPCHA sebagai kejuaraan nasional yang kompetitif dan bergengsi.

    Rangkaian pembukaan berlangsung khidmat, diawali dengan menyanyikan Lagu Indonesia Raya dan Mars IPSI, dilanjutkan pembacaan Prasetya Pesilat Indonesia serta Janji Wasit dan Juri. Suasana sarat nilai sportivitas, kehormatan, dan disiplin khas pencak silat.

    “TAPCHA bukan sekadar ajang pertandingan, tetapi menjadi sarana pembinaan atlet secara berjenjang dan berkelanjutan,”

    Ketua Owner/Direksi ICM, Mohammad Husni, Lc., menyampaikan rasa bahagia dan kebanggaannya karena Sekolah Insan Cendekia Madani (ICM) dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan TAPCHA 7 Tahun 2025.

    Menurutnya, kejuaraan ini memiliki makna emosional tersendiri karena Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan, merupakan bagian dari keluarga besar sekolah tersebut.

    “Kami sangat bersyukur dan merasa terhormat. TAPCHA digelar di lingkungan sekolah kami, dan lebih istimewa lagi karena Pak Wakil Wali Kota adalah walimurid di ICM, anak beliau menempuh pendidikan di sini ujar bapak husni. Ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus mendukung pembinaan olahraga dan karakter generasi muda,” ujar Mohammad Husni.

    Ketua Panitia TAPCHA 7, Marullah Yusuf, melaporkan bahwa penyelenggaraan tahun ini mengalami peningkatan signifikan dari sisi jumlah peserta maupun cakupan wilayah. Antusiasme tersebut menjadi indikator berkembangnya pencak silat sebagai olahraga prestasi nasional.

    “Melalui TAPCHA 7,kami ingin melahirkan atlet berprestasi sekaligus membangun karakter, mental juara,dan sportivitas,” ungkapnya.

    Dukungan penuh juga datang dari Ketua IPSI Kota Tangerang Selatan, Delima Bungsu Andy. Ia dikenal sebagai satu-satunya Ketua IPSI tingkat kota di Provinsi Banten yang masih tergolong muda, namun telah mampu menorehkan prestasi dan membawa berbagai terobosan dalam pembinaan pencak silat.

    Di bawah kepemimpinannya, IPSI Kota Tangerang Selatan menunjukkan kemajuan signifikan, baik dalam pembinaan atlet, peningkatan kualitas kejuaraan, maupun sinergi dengan pemerintah daerah.

    Ketua IPSI Provinsi Banten, H. Ajat Sudrajat, S.P., turut mengapresiasi konsistensi TAPCHA yang dinilai berkontribusi nyata dalam mencetak atlet potensial dan memperkuat ekosistem pencak silat di tingkat regional dan nasional.

    Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Tangerang Selatan menegaskan bahwa pencak silat merupakan warisan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan dikembangkan melalui pembinaan berkelanjutan.

    “Pencak silat bukan hanya olahraga prestasi, tetapi juga identitas budaya bangsa. Pemerintah Kota Tangerang Selatan berkomitmen mendukung kegiatan positif seperti TAPCHA 7,” tegas Pilar Saga Ichsan.

    Dukungan dan motivasi juga disampaikan oleh Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Tangerang Selatan, Mahludin Icha. Ia mengapresiasi terselenggaranya TAPCHA 7 sebagai ajang strategis pembinaan atlet pencak silat yang berkelanjutan dan berorientasi prestasi.

    “Kejuaraan seperti TAPCHA ini adalah fondasi penting dalam mencetak atlet berkarakter dan berdaya saing. Teruslah berlatih, junjung sportivitas, dan jangan pernah berhenti bermimpi. Dari arena seperti inilah lahir juara-juara masa depan yang membanggakan daerah dan bangsa,” ujar Mahludin Icha.

    Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah, organisasi olahraga, perguruan, dan institusi pendidikan menjadi kunci utama dalam membangun ekosistem olahraga prestasi yang sehat dan berkelanjutan di Kota Tangerang Selatan.

    Usai pembukaan, kejuaraan dilanjutkan dengan pertandingan sesuai jadwal. Para atlet tampil maksimal dengan menjunjung tinggi nilai sportivitas dan fair play.

    Melalui Kejuaraan Pencak Silat TAPCHA 7 Tahun 2025 tingkat nasional ini, diharapkan lahir pesilat-pesilat unggul yang mampu mengharumkan nama daerah dan Indonesia di kancah nasional maupun internasional.

    Hak cipta © Tinta Digital News. Semua hak dilindungi.
    Redaksi: Tinta Digital News | Editor: [AshabulQolam]
    Komentar
    Additional JS